"Dari meja tulisnya masing-masing, dimana pun mereka berada, mereka cukup melakukan ziarah dengan sekali klik dan tiba di makam saya, yaitu blog ini" – Mula Harahap

Choco Lava

Dia hidup di dunia yang aku sendiri tak bisa pahami. Egonya, fantasinya, sungguh di luar nalarku. Caranya memperhatikanku pun tak pakai logika.

Choco Lava hangat terhidang. Coklatnya mengalir lamban mendekati seleraku. Alirannya menjadi agresif manakala kau tahu akan ada orang lain yang sanggup menemaniku hingga akhir masa.

Advertisements

Comments are closed.