"Dari meja tulisnya masing-masing, dimana pun mereka berada, mereka cukup melakukan ziarah dengan sekali klik dan tiba di makam saya, yaitu blog ini" – Mula Harahap

Tentang Sebuah Lagu

Malam ini aku terjaga hingga subuh menjelang. Mencoba melakukan sesuatu yang mungkin akan terasa menjemukan hingga menyelipkan kantuk di kedua mataku. YouTube selalu jadi teman terbaik di saat seperti ini. Lalu muncullah lagu ini..

Cepat kemari calon istriku

Ajarkan aku setiap pagi

Kucium mesra bibirmu
Larilah dekap tubuhku erat

Otakku buntu aku tak tahu

Hadapi soal serupa itu

Nona cantik calon istriku tolonglah aku

 

Pikat hatiku dengan tingkahmu

Sebelum kita siap arungi

Lautan luas penuh tantangan

Tampak perahu kecil kita menunggu di dermaga

 

Riak gelombang suatu rintangan

Ingat itu pasti kan datang

Karang tajam sepintas seram

Usah gentar bersatu terjang

 

Ulurkan tanganmu

Pasti kugenggam jarimu

Kecup mesra hatiku

Rintangan kuyakin pasti berlalu

 

Ulurkan tanganmu

Pasti kugenggam jarimu

Kecup mesra hatiku

Rintangan kuyakin pasti berlalu

 

Riak gelombang suatu rintangan

Ingat itu pasti kan datang

Karang tajam sepintas seram

Usah gentar bersatu terjang

 

Cepat kemari calon istriku

Ajarkan aku setiap pagi

Kucium mesra jidatmu

 

Larilah dekap tubuhku erat

Otakku buntu aku tak tahu

Hadapi soal serupa itu

Nona cantik calon istriku tolonglah aku

 

Pikat hatiku dengan tingkahmu

Sebelum kita siap arungi

Lautan luas penuh tantangan

Tampak perahu kecil kita menunggu di dermaga

Advertisements

Comments are closed.