"Dari meja tulisnya masing-masing, dimana pun mereka berada, mereka cukup melakukan ziarah dengan sekali klik dan tiba di makam saya, yaitu blog ini" – Mula Harahap

Bisu

Kepalaku semakin penuh dengan kata-kata. Seperti latah, satu terlontar ratusan mengejar. Tapi tak satu pun sampai padamu. Itu salahku.

Mengapa kata-kata bebas berlarian ketika berjeda jarak? Ketika kita melihat asap yang sama di langit yang itu-itu saja, segala merunyam? Baiklah, itu aku saja.

Terima kasih kamu, spons coklatku. Dalam diam, aku akan tetap rindu.

Advertisements

Comments are closed.