"Dari meja tulisnya masing-masing, dimana pun mereka berada, mereka cukup melakukan ziarah dengan sekali klik dan tiba di makam saya, yaitu blog ini" – Mula Harahap

Arti Bahagia

Beberapa jam usai pagi itu, kucoba merangkai rasa yang tersimpan sepanjang hari ini menjadi tulisan ini. Gak sampai 24 jam, tentu saja masih sangat kuat di memori, tapi bukan itu. Sebenarnya pemicu masalah sudah mengakar sejak lama sehingga terasa lebih susah mengais kisah lampau, tapi tetap kan kucoba.

Pagi itu, 2 message ada di inbox SMS yg kemudian usai Subuh kuketahui ternyata SMS tsb sudah bersemayam malam harinya ketika aku sudah terlelap. 2 message yg saya rasa bertolak belakang. Pertama bertanda 11.43 PM sungguh membuatku sangat bahagia ketika sebuah link ke salh satu posting di bog ini dikirim. Bahagia karena disitu saya ada dan merasa sebagai seorang kekasih yang dipuja sungguh naluri lelaki banget. Namun SMS kedua seoah menghapus semua. Tertanda 01.03 dan berisi 5 character yang sama seperti sebelum-sebelumnya dan kukeluhkan. Dan itu juga yg menahanku utk merespon SMS pertama. Satu kesalahan namun kelanjutan hal serupa juga dari saya yang dikeluhkan olehnya yaitu abai. Anggaplah seri, sama-sama mengulang hal masing-masing sudah dikeluhkan satu sama lain.
And the show must go on. Saya lanjut dengan rencana utk mengisi rutinitas di Car Free Day ini dengan jogging pagi. Namun karena terbawa mood yg jelek Subuh tadi, rencana semula untuk ambil rute Senayandn gabung dengan jalan santayi alumni almameterku terpaksa ku cancel. Saya ambil rute biasa agar bisa kembali ke kost lebih cepat dan selesaikan yg terganjal agar segera enyah beban di otak dan perasaan

Advertisements

Comments are closed.